
Kota Malang – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Kota Malang melonjak hingga mencapai 1.178 kiloliter. Melalui langkah taktis ini, pihak berwenang mempercepat pasokan guna merespons tren kenaikan konsumsi masyarakat di tengah mobilitas perkotaan yang sangat padat.
Selain itu, otoritas terkait memastikan penambahan kuota harian tersebut mampu memenuhi kebutuhan warga di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Oleh karena itu, pengelola menjaga stabilitas stok energi di seluruh wilayah Malang Raya agar tetap aman.

Sebelumnya, lonjakan konsumsi bahan bakar terjadi seiring meningkatnya aktivitas harian para pengendara di kawasan Malang Raya. Maka dari itu, penyaluran ekstra ini langsung menyasar sejumlah SPBU untuk mengurai antrean kendaraan secara optimal.
Bahkan, tim pengawas energi terus memantau arus distribusi agar tepat sasaran dan bebas dari hambatan teknis. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap potensi kelangkaan BBM di pasaran.
Melalui langkah antisipatif ini, pemerintah berharap pasokan energi tetap stabil hingga akhir periode mobilitas tinggi. Dengan begitu, aktivitas ekonomi masyarakat di Kota Malang berjalan lancar tanpa gangguan berarti.