
Kota Malang – AstraPay kembali memperluas jangkauan layanan teknologi finansial mereka. Pasalnya, perusahaan menggelar acara pertemuan khusus bersama media dan UMKM lokal. Oleh karena itu, Kota Malang menjadi lokasi pelaksanaan agenda strategis tersebut. Tepatnya, penyelenggara melangsungkan kegiatan edukatif ini pada Sabtu siang (6/6/2026). Selanjutnya, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Abidin Abdul Haris, turut menghadiri acara.
Menurut Abidin, kehadiran otoritas moneter menjadi penanda kuat dukungan regulator pemerintah. Sebab, Bank Indonesia sangat mendukung ekspansi ekosistem teknologi finansial tingkat regional. Selain itu, Abidin menyampaikan apresiasi mendalam atas peringatan ulang tahun AstraPay keenam. Tentu saja, ia merayakan pencapaian besar perusahaan pembayaran digital tersebut. Bahkan, ia berharap momen ini memicu pengembangan ekosistem transaksi nontunai secara masif.
Lebih lanjut, Abidin mengulas korelasi kuat antara penetrasi teknologi dan pemberdayaan ekonomi. Menurutnya, kedua variabel ini sangat menentukan keberhasilan lanskap ekonomi modern terkini. Sebagai bukti, sektor usaha kecil mampu menggerakkan roda perekonomian nasional secara nyata. Faktanya, Indonesia memiliki lebih dari 69 juta unit usaha mikro kecil menengah. Dengan demikian, digitalisasi pembayaran pasti mempercepat laju perputaran modal para pelaku usaha.
Sementara itu, AstraPay sudah mengintegrasikan sistem pembayarannya menggunakan fasilitas QRIS. Oleh sebab itu, para pelaku industri dan masyarakat tidak akan menemui kendala teknis. Harapannya, kemudahan ini bisa meningkatkan jumlah pengguna aktif layanan AstraPay. Singkatnya, sinergi antara regulator dan pelaku industri memegang peran sangat krusial. Mari kita dukung percepatan adaptasi pembayaran digital demi kemajuan ekonomi Malang Raya!