
Kabupaten Malang – Organisasi AIESEC in UMM kembali menyelenggarakan kegiatan Activating Leadership Support (ALS). Tepatnya, panitia menggelar sesi edukasi ini secara virtual. Tujuannya, mereka ingin mendorong partisipasi mahasiswa dalam program Global Volunteer. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah interaktif bagi para peserta. Bahkan, mahasiswa bisa menggali peluang kerelawanan internasional secara mendalam. Harapannya, program ini mampu mengembangkan kapasitas diri para pemuda.
Meskipun berlangsung secara daring, antusiasme peserta sama sekali tidak surut. Faktanya, panitia mengisi acara dengan berbagai pemaparan materi komprehensif. Kemudian, alumni Global Volunteer turut membagikan pengalaman langsung mereka. Tidak hanya itu, anggota AIESEC UMM juga meramaikan suasana diskusi. Hasilnya, sesi interaktif ini sukses menghidupkan atmosfer kegiatan. Sebab, peserta aktif berdiskusi dan berinteraksi bersama para pembicara ahli.
Sebagai informasi, program Global Volunteer menawarkan berbagai macam proyek sosial. Misalnya, relawan bisa fokus memajukan bidang pendidikan, budaya, hingga pemberdayaan masyarakat. Selanjutnya, pemateri menjelaskan rincian alokasi dana dan jadwal kegiatan. Bahkan, mereka memaparkan gambaran kehidupan sehari-hari pada negara tujuan. Oleh karena itu, calon relawan wajib mempersiapkan mental dan finansial. Tentu saja, mereka harus menguasai kemampuan adaptasi lintas budaya.
Sementara itu, mahasiswi Universitas Negeri Malang, Hara, membagikan pengalaman menariknya. Menurut Hara, interaksi aktif menjadi kunci utama keseruan acara daring. Kini, ia sangat meminati program kerelawanan pendidikan negara Thailand. Senada dengan Hara, mahasiswi UMM bernama Hany juga merasa bersemangat. Sebelumnya, Hany pernah mengikuti program kemah musim panas negara Tiongkok. Oleh sebab itu, ia ingin kembali melakukan pertukaran budaya internasional. Mari kita dukung generasi muda Malang merajai kancah global!