
Kabupaten Malang – Dosen dan mahasiswa STIE Malangkuçeçwara (Kampus ABM Malang) melakukan kegiatan penanaman pohon di Desa Pandanajeng, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, sebagai bentuk dukungan terhadap program penghijauan yang dijalankan Pemerintah Desa Pandanajeng.
Kegiatan ini memanfaatkan bibit tanaman durian dan pucuk merah yang merupakan bantuan dari Perum Jasa Tirta I. Penanaman dilakukan di tepi jalan desa hingga kawasan permukiman yang tersebar di empat dusun di Desa Pandanajeng.
Kepala Desa Pandanajeng, Muhammad Edy Mansyur, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan dosen dan mahasiswa STIE Malangkuçeçwara dalam mendukung program penghijauan desa.
“Sejak tahun 2015 hingga sekarang, Pemdes Pandanajeng berkomitmen melakukan penghijauan, terutama di sepanjang jalan desa dan perkampungan. Dengan adanya pohon di tepi jalan, kami berharap kendaraan tidak terlalu menepi sehingga drainase tidak rusak,” ujar Edy Mansyur.
Melihat komitmen yang ditunjukkan oleh pihak kampus, Edy Mansyur juga membuka peluang kerja sama jangka panjang melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Desa Pandanajeng dan STIE Malangkuçeçwara.
Kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat STIE Malangkuçeçwara yang diketuai oleh Lidia Andiani, SE., MM., dengan anggota tim Dra. Lindananty, MM., Dr. Uke Prajogo, S.TP., MM., CMA., dan Drs. Moh. Soedarman, Ak., CA., MM.. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa STIE Malangkuçeçwara yang tergabung dalam UKM MICC.
Salah satu anggota tim, Dr. Uke Prajogo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pengabdian internal yang didanai langsung oleh pihak kampus.
“Setiap tahun STIE Malangkuçeçwara melaksanakan dua program pengabdian, yakni pengabdian internal yang didanai kampus dan pengabdian eksternal yang bekerja sama dengan Dikti melalui skema proposal,” jelasnya.

Kegiatan penghijauan ini juga bertepatan dengan pelaksanaan program Live In UKM MICC STIE Malangkuçeçwara di Desa Pandanajeng. Hal ini membuka peluang desa tersebut menjadi lokasi berkelanjutan bagi program pengabdian masyarakat kampus.
Menurut Dr. Uke, kerja sama yang memungkinkan dikembangkan tidak hanya di bidang lingkungan, tetapi juga pengembangan potensi pertanian desa.
“Di Desa Pandanajeng terdapat potensi tanaman cabai yang bersifat musiman. Ke depan, hasil pertanian tersebut bisa diolah agar lebih tahan lama dan harganya lebih stabil,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, STIE Malangkuçeçwara berharap dapat berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pedesaan Kabupaten Malang, khususnya melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa.