
Kota Malang – Mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang (FEB UM) melanjutkan rangkaian studi banding mereka. Setelah mendatangi Kantor Bea Cukai Malang, para mahasiswa ini mengunjungi komunitas Pelangi Nusantara (Pelanusa) di Malang Creative Center (MCC) pada Selasa siang (12/05/2026). Oleh karena itu, kunjungan ini menjadi momen penting untuk mendalami praktik pemberdayaan UMKM berbasis komunitas secara langsung.
Dalam pertemuan tersebut, para mahasiswa mendalami sejarah terbentuknya Pelanusa yang menjalankan konsep sociopreneur. Pasalnya, komunitas ini telah memberikan pelatihan keterampilan kepada lebih dari enam ribu orang dari berbagai wilayah di Nusantara. Sebab, pendiri Pelanusa, Endahing Noor Suryanti, ingin mendorong perempuan agar mampu berdiri di atas kaki sendiri untuk menopang ekonomi keluarga.
Mahasiswa menggali berbagai informasi terkait potensi, pengalaman, hingga hambatan UMKM dalam menembus pasar ekspor. Selanjutnya, salah satu mahasiswa, Landreas Lie, memberikan apresiasi tinggi terhadap model bisnis Pelanusa. Menurutnya, komunitas ini tidak hanya mengejar nilai ekonomi, tetapi juga berhasil membangun nilai sosial yang kuat bagi masyarakat sekitar.
“Pelanusa telah membangun satu model UMKM yang bergerak berbasis komunitas, dan itu sangat bagus,” tegas Landreas. Bahkan, ia menilai semangat para ibu pelaku UMKM ini patut menjadi contoh dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs). Dengan demikian, pengetahuan para mahasiswa mengenai kondisi riil industri kreatif di Malang Raya semakin lengkap dan mendalam.
Di sisi lain, pendiri Pelanusa yang akrab disapa Yanti, berharap kunjungan ini dapat berlanjut pada kerja sama yang lebih erat. Oleh sebab itu, ia menyambut baik setiap masukan (insight) dari para mahasiswa doktor dan profesor pendamping sebagai penyemangat komunitas. Pasalnya, perhatian dari dunia akademisi memberikan energi tambahan bagi para pengrajin untuk terus berinovasi.
Singkatnya, sinergi antara dunia kampus dan pelaku usaha ini menciptakan ekosistem pemberdayaan yang saling menguntungkan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa PDIM FEB UM dapat menyusun disertasi yang lebih berbobot berdasarkan data lapangan yang valid. Mari kita dukung komunitas lokal seperti Pelanusa agar terus memberikan sumbangsih nyata bagi pembangunan ekonomi dan sosial di Indonesia!