09
Agustus
2026
Minggu - : WIB

Cegah Penipuan Digital! OJK Malang Dorong Perempuan Lebih Cakap Finansial Lewat BLK 2026

Aditya Menggala
Aditya Manggala
Mei 6, 2026 pada Kota Malang
Literasi Keuangan OJK Malang

Kota Malang – OJK Malang resmi memulai rangkaian Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026. Pasalnya, mereka berkolaborasi dengan PIISEI dan Universitas Brawijaya pada Rabu (6/5). Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan akses keuangan daerah. Selain itu, acara ini berlangsung bertepatan dengan semangat Hari Kartini.

Selanjutnya, Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, menyampaikan urgensi edukasi bagi perempuan. Sebab, sebanyak 79,3% perempuan memiliki peran ganda dalam rumah tangga. Dengan demikian, literasi keuangan melindungi mereka dari jeratan pinjaman online ilegal. Bahkan, edukasi ini juga menekan risiko penipuan digital yang semakin marak.

Edukasi Literasi Digital untuk Perempuan

Tentu saja, kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari pihak akademisi. Menurutnya, Dekan FEB Universitas Brawijaya, Abdul Ghofar, menyambut baik inisiatif tersebut. Selain itu, ia berharap para ibu semakin bijak dalam memanfaatkan teknologi finansial. Pasalnya, kemampuan ini mendukung kesejahteraan keluarga di masa depan.

Lebih lanjut, narasumber Wani Sabu menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap kejahatan siber. Bahkan, ia memaparkan berbagai modus penipuan yang kerap menargetkan pengguna digital. Oleh karena itu, literasi digital menjadi syarat mutlak dalam menjaga keamanan transaksi. Singkatnya, teknologi harus menjadi alat pendukung, bukan ancaman bagi aset keuangan.

Rangkaian Bulan Literasi Keuangan 2026

Sementara itu, rangkaian BLK 2026 akan berlangsung cukup panjang dari Mei hingga Agustus. Selanjutnya, OJK Malang menyiapkan berbagai program unggulan bagi masyarakat. Misalnya, terdapat Financial Literacy Series dan Financial Literacy Campaign. Sebagai penutup, mereka akan menyelenggarakan Financial Literacy Award untuk para peserta terbaik.

Dengan demikian, OJK Malang mengajak seluruh masyarakat untuk mengelola keuangan secara bijak. Selain itu, mereka mendorong penggunaan produk jasa keuangan yang resmi dan legal. Harapannya, langkah ini mampu mengakselerasi tingkat literasi keuangan secara merata di seluruh Indonesia.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2025 BeritaMalang.com - Dekat, Cepat, Berguna.
MENU