
Kota Malang – PDI Perjuangan Kota Malang memperkenalkan struktur kepengurusan baru periode 2025–2030 sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun ke 53. Perkenalan struktur tersebut digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Rabu (3/1/2026), usai seluruh jajaran pengurus melaksanakan ziarah ke makam Bung Karno di Blitar.
Ziarah dimaknai sebagai bentuk penghormatan sekaligus peneguhan komitmen ideologis partai. DPC PDI Perjuangan Kota Malang menegaskan bahwa Marhaenisme ajaran Bung Karno tetap menjadi landasan utama perjuangan politik, dengan keberpihakan pada wong cilik dan kaum marhaen sebagai roh gerakan. Nilai tersebut menjadi dasar moral dalam setiap langkah organisasi dan kerja politik partai di tingkat lokal.
Struktur baru yang berjumlah 15 orang ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak kerja kerja kerakyatan selama lima tahun ke depan. DPC PDI Perjuangan Kota Malang menegaskan bahwa pengurus tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk memahami dan merespons persoalan warga, terutama kelompok kecil, pekerja, dan masyarakat yang berada di pinggiran pembangunan.
Dalam arah kebijakan ke depan, DPC PDI Perjuangan Kota Malang memberi perhatian khusus pada kaderisasi lintas generasi. Kaum muda, termasuk Generasi Z dan Generasi Alpha, dipandang sebagai subjek penting perjuangan politik yang perlu dilibatkan secara aktif. Partai berkomitmen membuka ruang partisipasi luas bagi generasi muda dalam kerja organisasi, pengorganisasian masyarakat, serta perumusan gagasan dan kebijakan publik.
Pelibatan generasi muda ditempatkan sebagai proses pembelajaran dan pengabdian. Kaum muda didorong menjadi mitra strategis yang kritis, kreatif, dan berani mengambil peran dalam memperjuangkan kepentingan rakyat serta keadilan sosial. Pendekatan ini sekaligus menegaskan arah PDI Perjuangan sebagai partai yang inklusif dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Sebagai langkah awal, DPC PDI Perjuangan Kota Malang akan memperkuat bonding antara struktur partai dan masyarakat, termasuk komunitas pemuda, pelajar, mahasiswa, serta kelompok kreatif. Seluruh program politik diharapkan berangkat dari kebutuhan riil warga. Dalam kerangka itu, peran Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang ditegaskan sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Ke depan, konsolidasi menyeluruh akan dilakukan dengan seluruh elemen partai dan simpatisan. Konsolidasi ini diarahkan untuk menyusun program unggulan yang menjawab tantangan kekinian, mulai dari lapangan kerja, pendidikan, lingkungan hidup, hingga transformasi digital, dengan tujuan menghadirkan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Malang.
DPC PDI Perjuangan Kota Malang menegaskan disiplin organisasi, kesetiaan ideologis, dan etos kerja kerakyatan sebagai prinsip utama. Seluruh kader dituntut menunjukkan keselarasan antara nilai, ucapan, dan tindakan, guna menjaga marwah partai sebagai kekuatan politik yang membumi dan konsisten memperjuangkan keadilan sosial.