01
Juli
2026
Rabu - : WIB

Gelar Pelatihan Audit Internal, Universitas Brawijaya Siap Terapkan Sistem Manajemen Risiko

Aditya Menggala
Aditya Manggala
Juli 1, 2026 pada Headline, Pendidikan & Komunitas
Pelatihan Audit Sistem Manajemen Risiko UB

Kota Malang – Universitas Brawijaya (UB) terus memperkuat komitmen pencapaian akreditasi ISO tentang Sistem Manajemen Risiko. Tepatnya, Satuan Reformasi Birokrasi UB menggelar pelatihan internal audit manajemen risiko. Menurut jadwal, panitia melangsungkan kegiatan tersebut pada Hotel Swiss Belinn Malang. Sebagai informasi, agenda ini menghadirkan perwakilan auditor dari tiga lembaga internal kampus. Yakni, panitia menggabungkan Satuan Reformasi Birokrasi, Lembaga Penjaminan Mutu, dan Satuan Pengawas Internal.

Menurut Kepala SRB Ngesti Dwi Prasetyo, pelatihan ini memperkuat kapasitas para auditor. Harapannya, tim mampu menganalisis sistem manajemen risiko kampus secara mendalam. Sebelumnya, pihak kampus sukses meluncurkan aplikasi SEMAR UB pada bulan Mei lalu. Kini, tim analis bersiap memverifikasi dan memvalidasi seluruh data pelaporan tersebut. Tujuannya, institusi pendidikan ini bisa memitigasi berbagai potensi risiko sedini mungkin. Dengan demikian, Universitas Brawijaya terus mewujudkan iklim birokrasi berakuntabilitas tinggi.

Sinkronisasi Lembaga Internal dan Penanganan Ribuan Potensi Risiko

Selain itu, kegiatan pelatihan gabungan ini sukses menyamakan persepsi antar lembaga. Sementara itu, Sekretaris SRB Mohammad Nuh turut memberikan penjelasan penting. Menurut Nuh, tim lini dua bersiap memverifikasi data manajemen risiko. Selanjutnya, verifikator wajib mengidentifikasi, memitigasi, hingga memvalidasi berbagai macam risiko tersebut. Kemudian, tim pengawas internal lini tiga siap mengawasi hasil kerja lini dua. Oleh karena itu, pihak penyelenggara sungguh-sungguh memperkuat kapasitas para penilai kinerja.

Faktanya, aplikasi SEMAR UB sukses mencatat hampir dua ribu potensi risiko. Bahkan, pendataan tersebut mencakup lingkup program studi hingga tingkatan universitas. Saat ini, tim auditor mulai menganalisis ribuan data laporan risiko tersebut. Tentu saja, pihak kampus memprioritaskan penanganan masalah berstatus risiko sangat tinggi. Menariknya, seluruh civitas akademika aktif mengunggah rencana program melalui aplikasi ini. Akhirnya, seluruh jajaran pimpinan memiliki komitmen bersama mengelola manajemen risiko. Mari kita dukung kampus mewujudkan tata kelola organisasi paling transparan!

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2025 BeritaMalang.com - Dekat, Cepat, Berguna.
MENU