10
Agustus
2026
Senin - : WIB

Gandeng Indosat dan Adobe, Kemenekraf Bekali Kreator Muda Berbagai Senjata Kecerdasan Buatan

Aditya Menggala
Aditya Manggala
Juni 17, 2026 pada Bisnis & Ekonomi Lokal
Kolaborasi Kemenekraf Indosat Adobe

BeritaMalang.com – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) resmi menjalin kerja sama strategis bersama Indosat dan Adobe. Pasalnya, ketiga institusi ini ingin mengubah kreativitas generasi muda menjadi peluang ekonomi nyata. Oleh karena itu, kolaborasi ini fokus memberdayakan ekosistem kreator melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan. Tepatnya, program komprehensif ini sukses menggabungkan jangkauan nasional, perangkat lunak kreatif, dan kurikulum digital.

Menurut Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, kekayaan intelektual bangsa membangun fondasi industri kreatif. Sebab, pemerintah wajib memanfaatkan kecerdasan buatan guna memperkuat daya kreativitas manusia secara berkesinambungan. Lebih lanjut, kolaborasi ini juga memfasilitasi program edukasi Ekraf Goes to School and Campus. Dengan demikian, kementerian terus mendorong adopsi teknologi mutakhir bagi para talenta kreatif nusantara.

Teuku Riefky Harsya Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (kedua dari kanan), Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison (paling kanan), dan David Wadhwani President of Creativity & Productivity Business Adobe (kedua dari kiri) berkolaborasi mendukung masyarakat Indonesia dalam mengubah kreativitas menjadi peluang melalui pemanfaatan teknologi dan AI.

Luncurkan Akses Premium dan Skema Monetisasi

Di sisi lain, Presiden Direktur Indosat, Vikram Sinha, bertekad memfasilitasi kebutuhan para kreator. Faktanya, kreator muda membutuhkan akses perangkat lunak dan wadah peluang pengembangan karier. Sementara itu, perusahaan Adobe juga menyediakan akses aplikasi Adobe Express premium secara gratis. Bahkan, pelanggan Indosat bisa menikmati fasilitas desain canggih ini selama enam bulan penuh.

Selain itu, Adobe menyajikan modul video pembelajaran bahasa Indonesia melalui Adobe Digital Academy. Menariknya, perusahaan global ini memilih Indonesia sebagai lokasi perdana peluncuran program monetisasi kreator. Hasilnya, kreator muda berpeluang meraih penghasilan ekonomi langsung dari setiap karya ciptaan mereka. Kemudian, para peserta terpilih akan memamerkan mahakarya mereka pada ajang festival bergengsi IDEAFEST.

Sasar Belasan Ribu Anak Muda Melalui GENSi

Sebagai pelengkap, Indosat menargetkan belasan ribu pemuda melalui platform Generasi Terkoneksi (GENSi) tahun ini. Sebelumnya, inisiatif ini sukses mengedukasi sepuluh ribu pemuda mengenai praktik literasi dunia digital. Kini, sinergi ketiga institusi besar ini memandu kreator mengeksplorasi potensi storytelling visual digital. Oleh sebab itu, inovasi lintas sektor ini pasti memicu lahirnya karya bernilai tambah. Mari kita maksimalkan berbagai fasilitas teknologi cerdas ini demi kemajuan industri kreatif nasional!

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2025 BeritaMalang.com - Dekat, Cepat, Berguna.
MENU