
Kota Malang – Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) konsisten mewujudkan komitmen pengembangan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Pasalnya, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) kembali menggelar program pendampingan bagi masyarakat. Tepatnya, sivitas akademika kampus biru ini memusatkan kegiatan pada Balai Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang. Selanjutnya, mereka mendampingi secara intensif pelaku UMKM Nda Thull pembuat keripik luntas dan es lilin.
Menurut Ketua Tim PKM, Padma Adriana Sari, program ini memperkuat daya saing manajemen usaha lokal. Sebab, tim pakar membedah tuntas aspek produksi, pencatatan akuntansi, serta strategi pemasaran digital. Sebagai bukti, Koordinator PKM POLINEMA, Muhammad Akhlis Riza, menyerahkan bantuan mesin peniris minyak otomatis. Selain itu, panitia menyelenggarakan pelatihan pengembangan produk makanan langsung bersama narasumber ahli.

Lebih lanjut, Sekretaris Desa Tulusbesar, Rendra, menyoroti sejumlah masalah klasik para pelaku usaha mikro. Menurut Rendra, metode manual mengakibatkan kapasitas produksi warga menjadi sangat terbatas. Bahkan, warga belum memahami perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) secara akurat dan sistematis. Akibatnya, mereka sering keliru mematok harga jual produk sehingga gagal meraih laba maksimal.
Oleh karena itu, tim POLINEMA melatih warga merumuskan pembukuan keuangan dan struktur HPP akurat. Tidak hanya itu, peserta didik kampus ini juga turun tangan mendesain ulang kemasan produk warga. Di sisi lain, pakar pemasaran Ludfi Djajanto membimbing pemilik UMKM mengelola akun media sosial secara profesional. Sebab, kehadiran media digital bukan sekadar pilihan, melainkan syarat wajib berbisnis modern.

Sementara itu, bantuan mesin peniris minyak sukses membuang kadar minyak berlebih pada keripik luntas. Hasilnya, produk makanan ringan tersebut menjadi lebih renyah, sehat, dan tahan lama. Kemudian, pemilik UMKM Nda Thull, Heny, mengaku sangat mensyukuri seluruh bantuan teknis tersebut. Bagi Heny, pelatihan terpadu ini memampukan usahanya menembus pangsa pasar digital luas.
Kini, kualitas produk dan kemasan baru UMKM Nda Thull resmi merambah pasar dunia maya. Dengan demikian, tim PKM memproyeksikan kenaikan omzet penjualan sebesar dua puluh lima persen secara bertahap. Mari kita dukung sinergi kampus dan warga desa demi kemajuan roda perekonomian Malang Raya!