
Kota Malang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang menggelar Pelatihan Pengolahan Media Sosial. Tepatnya, kegiatan edukatif ini berlangsung di Aula Mini Block Office Balai Kota Malang. Pasalnya, pemerintah daerah menargetkan peningkatan literasi digital bagi seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, warga wajib memanfaatkan media sosial secara bijak dan jauh lebih produktif.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka langsung kegiatan bertajuk Media Sosial Produktif tersebut. Menurut Wahyu, masyarakat kini menggunakan media sosial sebagai sarana menuangkan berbagai kreativitas. Bahkan, platform digital ini sukses membuka peluang luas bagi warga untuk memperoleh pendapatan. Meskipun begitu, ia mengingatkan masyarakat agar terus mewaspadai ancaman dampak negatif ruang siber.
Selanjutnya, Wahyu menyoroti perkembangan kecerdasan buatan yang memengaruhi cara masyarakat menggunakan gawai. Dengan demikian, warga wajib memahami batas etika dan tanggung jawab saat membagikan informasi. Sebab, banyak pihak tidak bertanggung jawab memanfaatkan media sosial untuk tujuan kejahatan. Oleh sebab itu, masyarakat harus memilah informasi dan memastikan kejelasan sumber datanya terlebih dahulu.
Di sisi lain, pemerintah juga merespons isu pembatasan media sosial bagi anak di bawah umur. Sebab, anak-anak usia sekolah masih sangat rentan terpapar dampak buruk lingkungan digital. Sebagai solusinya, Wahyu meminta seluruh guru untuk melakukan pendampingan intensif kepada para siswa. Kemudian, tenaga pendidik harus menyampaikan peringatan tegas ini secara langsung kepada orang tua.
Melalui pelatihan ini, pemerintah berharap warga Malang semakin cakap mengarungi era digital. Harapannya, masyarakat selalu terhindar dari bahaya misinformasi yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Mari kita ciptakan ekosistem media sosial yang sehat dan produktif bersama-sama!