
Kota Malang – Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Brawijaya (UB) resmi menggelar pembekalan Mahasiswa Membangun Desa (MMD). Pasalnya, fakultas ini menerjunkan 793 mahasiswa aktif menuju 57 desa kawasan Kabupaten Blitar. Tepatnya, panitia melangsungkan agenda edukatif tersebut pada Auditorium Algoritma Gedung G hari Jumat (5/6/2026). Selanjutnya, mahasiswa wajib membawa solusi teknologi informasi bagi kemajuan masyarakat pedesaan.
Menurut Ketua Pelaksana MMD FILKOM UB, Hariz Farisi, mahasiswa wajib mengawal empat pilar aktivitas utama. Pertama, peserta membantu sektor ekonomi UMKM melalui pemasaran digital dan pelatihan tata niaga elektronik. Kedua, mereka mendukung instansi pemerintahan lewat pembuatan peta digital dan optimalisasi sistem administrasi desa. Ketiga, mahasiswa menyasar sektor pendidikan melalui pembuatan media edukasi dan kampanye internet sehat. Terakhir, peserta mendorong sektor pariwisata dan pelestarian lingkungan hidup melalui manajemen pengolahan sampah.

Di sisi lain, Wakil Dekan Bidang Akademik, Sabriansyah Rizqika Akbar, mengingatkan masalah etika sosial. Menurutnya, mahasiswa tidak boleh sekadar menguasai teknis kode pemrograman tetapi buta realitas sosial setempat. Bahkan, dosen pakar Dr. Tibyani menuntut mahasiswa selalu merendahkan hati dan menghormati adat istiadat warga. Dengan demikian, kehadiran pakar teknologi kampus mampu menciptakan harmonisasi hubungan yang sangat tulus.
Lebih lanjut, Ketua Unit Layanan Konseling Terpadu, Yuita Arum Sari, mengupas tuntas kesiapan mental mahasiswa. Sebab, program akademik sosial ini menuntut peserta menjauh dari rutinitas kampus dan beradaptasi erat. Oleh sebab itu, Yuita meminta mahasiswa mengelola emosi dan menjalin hubungan kerja yang sehat. Harapannya, pembekalan komprehensif ini sukses meminimalisasi konflik internal tim selama beraktivitas pada lokasi mitra. Mari kita dukung kiprah mahasiswa Universitas Brawijaya dalam memajukan kesejahteraan masyarakat pedesaan!