
Kota Malang – Universitas Brawijaya (UB) terus memperkuat tata kelola kelembagaan dan transparansi birokrasi kampus guna menghadirkan pelayanan publik yang semakin efisien. Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) sukses meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani, sehingga memicu gelombang perbaikan sistem yang membedah berbagai unit kerja lingkungan kampus. Pimpinan universitas mencanangkan program Zona Integritas secara serentak sejak tahun 2023 lalu, mendorong seluruh sivitas akademika bergotong royong merestrukturisasi birokrasi secara mendasar.
Ketua Satuan Reformasi Birokrasi UB Ngesti Dwi Prasetyo membenarkan dampak positif pencanangan program tersebut yang sukses membawa perubahan nyata bagi institusi. Pihaknya terus membenahi tata kelola sumber daya manusia, menata sistem kerja, serta menguatkan sistem pengawasan internal secara konsisten setiap tahunnya.
Konsistensi pimpinan kampus membuahkan hasil membanggakan dengan mengajukan enam unit kerja meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi, mencakup Fakultas Ekonomi Bisnis, Fakultas Ilmu Komputer, hingga Sekolah Pascasarjana. Ngesti menegaskan keberhasilan ini mencerminkan komitmen bersatu seluruh komponen kampus dalam menanam benih reformasi pelayanan sejak beberapa tahun silam.

Pihak kampus menyelenggarakan lokakarya internalisasi pembangunan Zona Integritas menempati Auditorium Algoritma FILKOM UB mengundang sejumlah narasumber kunci. Deputi Kemenpan RB Erwan Agus Purwanto menghadiri langsung agenda strategis ini memberikan arahan komprehensif, sekaligus memuji keseriusan Universitas Brawijaya mengawal agenda reformasi birokrasi pendidikan tinggi. Erwan menyambut positif inisiatif mandiri kampus menyiapkan proses evaluasi secara matang, mengingat perguruan tinggi wajib memprioritaskan kualitas pelayanan mahasiswa dan mencegah segala bentuk praktik gratifikasi.
Universitas Brawijaya mendidik lebih dari tujuh puluh ribu mahasiswa aktif, sehingga memegang peran sentral mencetak karakter generasi penerus bangsa yang jujur. Erwan menilai kampus mewakili laboratorium integritas merajut pengalaman birokrasi transparan bagi kalangan mahasiswa sebagai bekal utama memasuki dunia kerja.
Pengalaman menerima pelayanan birokrasi tanpa hambatan pasti menanamkan karakter positif, mencetak duta integritas tangguh saat mereka meniti karir di pemerintahan maupun swasta. Sivitas akademika wajib mempraktikkan nilai integritas mewarnai kebiasaan harian, membentuk budaya tata kelola lembaga secara berkelanjutan, bukan sekadar mengajarkan teori akademik semata.