
Kabupaten Malang – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (FIKes UNITRI) Malang menginisiasi program Sinergi Kader Mentari pada Jumat (24/7/2026). Program kolaboratif bersama Puskesmas Wagir Kabupaten Malang ini bertujuan memperkuat deteksi dini gejala depresi antenatal. Langkah inovatif tersebut menyasar kader kesehatan desa untuk memantau kesehatan mental perempuan selama masa kehamilan secara lebih komprehensif.
Ketua Tim PkM FIKes UNITRI Malang, Sirli Mardianna Trishinta memaparkan pentingnya pemantauan psikologis ibu hamil pada tingkat komunitas masyarakat. Pelayanan kesehatan maternal pada fasilitas primer kerap kali hanya menyoroti pemeriksaan fisik dasar semata. Kondisi mental dan psikososial sang ibu padahal sangat membutuhkan perhatian khusus agar pertumbuhan janin berlangsung optimal. Para kader kini menerima bekal keterampilan khusus mengenali tanda awal depresi antenatal supaya mampu merespons keluhan emosional pasien secara empatik tanpa menghakimi.
Anggota tim, Ika Cahyaningrum menambahkan bahwa program ini memanfaatkan instrumen Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) sebagai alat ukur penapisan awal. Akademisi melatih para kader memahami indikator pertanyaan, menghitung skor, hingga memetakan tindak lanjut penanganan psikologis. Penyelenggara turut mempraktikkan simulasi komunikasi antarpribadi agar kader mampu mengarahkan ibu hamil menuju rujukan fasilitas puskesmas secara tepat waktu.
Inisiatif terintegrasi ini sukses menelurkan buku saku panduan operasional layanan primer. Kampus juga berhasil mencetak puluhan kader kompeten pengawal garda terdepan kesehatan jiwa maternal tingkat desa.