
Kota Malang – Gelaran Malang Fashion Runway hari kedua berlangsung semakin meriah. Tepatnya, panitia menyelenggarakan pameran ini pada Minggu (12/7/2026). Kala itu, desainer Migi Rihasalay kembali memamerkan karya terbarunya. Berbeda dari sebelumnya, ia menyajikan penampilan sarat makna mendalam. Menurut jadwal, Migi menempati urutan kesembilan pada malam tersebut. Faktanya, konsep pertunjukan Migi sukses menghentak seluruh penonton Matos. Sebab, ia membuka penampilan lewat tarian teatrikal yang epik.
Selain itu, layar latar menampilkan visualisasi kerusakan alam bumi. Bahkan, iringan musik dramatis turut mendukung suasana pertunjukan tersebut. Selanjutnya, delapan model anggun memamerkan koleksi busana bernuansa cokelat. Menariknya, Migi menyematkan ornamen bentuk akar, daun, dan batang. Hasilnya, para model sukses membawa penonton menyatu dengan alam. Menurut Migi, koleksi kali ini mengusung tema Mother Earth. Yakni, tema ini merepresentasikan bumi tempat manusia mencari penghidupan.

Lebih lanjut, Migi menyisipkan pesan moral melalui tayangan video. Tegasnya, manusia sering kali merusak bumi akibat sifat rakus. Akibatnya, bencana alam rawan melanda berbagai penjuru wilayah nusantara. Oleh karena itu, Migi mengajak umat manusia melakukan penghijauan. Harapannya, manusia segera menyadari pentingnya menjaga keindahan lingkungan alam.
Mengakhiri wawancara, Migi menyampaikan apresiasi mendalam kepada penyelenggara MFR. Pasalnya, panitia selalu menerima karya Migi sejak bangku sekolah. Kini, pemilik jenama Kinikita ini mampu membuktikan kualitas desainnya. Menurutnya, menyampaikan pesan moral melalui karya busana sangatlah sulit. Meski demikian, ia sukses menaklukkan tantangan seni fesyen tersebut. Mari terus dukung karya desainer lokal yang peduli kelestarian lingkungan!