24
Juni
2026
Rabu - : WIB

Perkuat Modal dan Daya Saing, OJK Setujui Penggabungan BPR Danaputra Sakti ke BPR Harta Swadiri

Aditya Menggala
Aditya Manggala
Mei 9, 2026 pada Bisnis & Ekonomi Lokal
Konsolidasi BPR Jawa Timur

MALANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat struktur industri perbankan di Jawa Timur. Pasalnya, lembaga pengawas keuangan ini resmi menyetujui penggabungan PT BPR Danaputra Sakti ke dalam PT BPR Harta Swadiri. Oleh karena itu, langkah konsolidasi ini menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkokoh ketahanan industri BPR.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK per 20 April 2026. Selanjutnya, PT BPR Harta Swadiri yang berkedudukan di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, akan menjadi entitas hasil penggabungan tersebut. Tentu saja, fokus utama dari aksi korporasi ini adalah peningkatan kapasitas pembiayaan bagi sektor riil, khususnya UMKM.

Tingkatkan Efisiensi dan Layanan Masyarakat

Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, menyampaikan bahwa penggabungan usaha ini sangat penting bagi efisiensi perbankan. Sebab, BPR hasil konsolidasi akan memiliki permodalan yang jauh lebih kuat. Dengan demikian, akses layanan perbankan kepada masyarakat dapat menjangkau wilayah yang lebih luas dan kompetitif.

“Melalui penggabungan usaha, BPR diharapkan mampu memperkuat ketahanan dalam menghadapi dinamika ekonomi,” ujar Farid pada Kamis (7/5). Selain itu, ia menilai BPR harus tetap relevan di tengah perkembangan industri jasa keuangan yang kian digital. Oleh sebab itu, kapasitas usaha yang besar menjadi kunci untuk tetap bertahan dan tumbuh.

Kondisi Industri BPR di Wilayah OJK Malang

Meskipun terdapat penggabungan, OJK mencatatkan adanya penyesuaian jumlah lembaga di wilayah kerja OJK Malang. Saat ini, tercatat sebanyak 45 BPR dan 6 BPRS yang beroperasi secara aktif. Namun demikian, data hingga Maret 2026 menunjukkan adanya penurunan aset sebesar 9,20 persen secara tahunan menjadi Rp2,89 triliun.

Menurutnya, penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh efektifnya penggabungan beberapa BPR ke entitas di luar wilayah Jatim pada Maret lalu. Oleh karena itu, OJK mengimbau nasabah agar tetap tenang karena konsolidasi ini justru membuat industri semakin sehat. Singkatnya, penguatan kelembagaan akan terus didorong guna menciptakan industri perbankan daerah yang efisien dan berdaya tahan tinggi.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2025 BeritaMalang.com - Dekat, Cepat, Berguna.
MENU