
Kota Malang – Politeknik Negeri Malang (Polinema) kembali menyelenggarakan program pembinaan mahasiswa. Tepatnya, kampus ini mewajibkan mahasiswa baru mengikuti Latihan Dasar Kedisiplinan. Menurut jadwal, panitia memusatkan kegiatan pada Dodikjur Rindam V Brawijaya. Sebagai informasi, kegiatan ini menyasar sekitar tiga ribu empat ratus peserta. Lebih lanjut, panitia membagi pelaksanaan acara menjadi lima gelombang berbeda. Menurut Ketua PKKMB Emillul Fata Rachman, program ini melatih kedisiplinan. Selain itu, mahasiswa berlatih mengatur waktu secara baik dan efisien. Tujuannya, mereka mampu memikul tanggung jawab penuh selama menempuh perkuliahan.
Selanjutnya, Emillul merinci pembagian jadwal kelima gelombang kegiatan LDK tersebut. Tepatnya, panitia menggelar gelombang pertama dan kedua sejak 15 Juli. Kemudian, dua gelombang awal ini berakhir pada tanggal 22 Juli. Setelah itu, lokasi Dodikjur melangsungkan jeda kegiatan Jambore terlebih dahulu. Nantinya, panitia meneruskan gelombang ketiga hingga kelima pada 27 Juli. Akhirnya, panitia menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan ini pada 7 Agustus. Faktanya, gelombang pertama berhasil menjaring seribu orang peserta mahasiswa baru. Sementara itu, gelombang kedua menampung sebanyak empat ratus orang peserta. Bahkan, gelombang ketiga dan keempat melibatkan seribu dua ratus peserta. Terakhir, gelombang kelima menggembleng delapan ratus mahasiswa baru Polinema Malang.

Selama acara, anggota BEM Polinema rutin mendampingi seluruh peserta LDK. Tegasnya, panitia mengawal jalannya kegiatan sejak gelombang pertama hingga kelima. Menurut staf BEM Elvaretta Roja, peserta menerima berbagai macam materi. Misalnya, peserta menjalani Pelatihan Baris Berbaris dan apel malam rutin. Tidak hanya itu, anggota TNI turut memberikan materi bela negara. Di sisi lain, Direktur Polinema Supriatna Adhisuwignjo sangat mensyukuri kelancaran acara. Sebab, institusinya sukses memulai program wawasan kebangsaan angkatan tahun 2026. Harapannya, program ini menyiapkan mahasiswa baru mengarungi kerasnya dunia perkuliahan.
Buktinya, kedisiplinan tinggi pasti membantu mahasiswa lulus kuliah tepat waktu. Menurut Supriatna, kedisiplinan merupakan modal penting bagi kesuksesan seorang mahasiswa. Pasalnya, mahasiswa mustahil meraih kesuksesan tanpa memiliki karakter disiplin tinggi. Oleh karena itu, kampus menjalankan program LDK sebagai langkah pertama. Lebih jauh, karakter kuat sangat menunjang karir masa depan lulusan. Sebab, dunia kerja sangat membutuhkan lulusan berbekal mental kedisiplinan unggul. Mari terus dukung program kampus mencetak generasi penerus bangsa berkarakter!