23
Juli
2026
Kamis - : WIB

Kembangkan Pariwisata Ho Chi Minh, AIESEC UMM Utus Dua Mahasiswa Mengabdi ke Vietnam

Aditya Menggala
Aditya Manggala
Juli 21, 2026 pada Headline, Pendidikan & Komunitas
Delegasi AIESEC UMM Vietnam

Kota Malang – Organisasi kepemudaan AIESEC Universitas Muhammadiyah Malang kembali menunjukkan aksi nyata. Tepatnya, mereka resmi melepas dua mahasiswa unggulan berangkat menuju Vietnam. Sebagai informasi, Muhammad Zein dan Ashar Haidar mewakili kampus tersebut. Menurut jadwal, kedua pemuda ini berangkat bersama pada pertengahan bulan Juli. Nantinya, mereka siap mengabdi penuh selama enam minggu berturut-turut. Berbeda dari biasanya, perjalanan ini mengusung program kerelawanan global khusus. Tujuannya, panitia ingin memberikan kontribusi sosial taktis bagi masyarakat dunia. Bahkan, keikutsertaan mereka membawa motivasi besar mencari tantangan baru. Pastinya, mereka ingin memperluas wawasan global dan keluar zona nyaman.

Menariknya, kedua mahasiswa ini menempuh disiplin ilmu akademik berbeda. Meski demikian, panitia menyatukan mereka dalam satu proyek sosial terintegrasi. Tepatnya, mereka berkolaborasi menggarap proyek sosial bernama On the Map. Faktanya, proyek ini berfokus mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor delapan. Yakni, mereka menargetkan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan. Selama mengabdi, delegasi wajib memetakan potensi wisata kawasan daerah terpencil. Selain itu, mereka siap memperkuat strategi pemasaran digital destinasi lokal. Sebab, banyak wisatawan mancanegara belum mengetahui keindahan destinasi wisata tersebut.

Terjun Langsung ke Masyarakat dan Lewati Seleksi Ekstra Ketat

Guna memaksimalkan dampak, panitia menyusun lini masa kegiatan secara sistematis. Pada minggu pertama, peserta menjalani orientasi kebudayaan dan pengenalan wilayah. Selanjutnya, mereka terjun langsung berinteraksi bersama perwakilan pemuda lokal Vietnam. Bahkan, delegasi turut membantu mengajar bahasa Inggris bagi anak-anak pemukiman. Sebelum berangkat, peserta wajib melewati tahapan seleksi administrasi internal ketat. Misalnya, mereka mengisi formulir pendaftaran daring dan menyusun esai motivasi. Kemudian, peserta melakoni wawancara mendalam hingga melunasi biaya kewajiban proyek. Tidak hanya itu, mereka harus menyiapkan mental dan manajemen finansial.

Menurut Zein, program ini memberikan kesempatan berharga merasakan pengalaman internasional. Selain belajar, ia sangat ingin mencicipi kelezatan kuliner asli Vietnam. Sementara itu, Ashar membeberkan alasan ketertarikannya mengikuti proyek sosial ini. Menurutnya, ia bisa mengeksplorasi sisi tersembunyi negara Vietnam secara langsung. Oleh karena itu, Ashar memotivasi generasi muda agar berani melangkah. Tegasnya, anak muda tidak boleh merawat ketakutan menghadapi risiko kegagalan. Harapannya, program kerelawanan ini sukses memajukan pariwisata kawasan Ho Chi Minh. Mari terus dukung kiprah pemuda nusantara menggerakkan roda perubahan global!

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2025 BeritaMalang.com - Dekat, Cepat, Berguna.
MENU