
Kota Malang – Ikatan Alumni Mitreka Satata (IKAMISA) SMAN 1 Malang kembali merajut tali silaturahmi lintas generasi. Melalui perhelatan akbar, komunitas ini bersiap menggelar “Geger Gedhen Uklam Tahes 127” demi mencatatkan nama di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
​Perjalanan panjang selama 17 tahun dengan 127 kali pelaksanaan membuktikan konsistensi tradisi jalan sehat ini. Oleh karena itu, panitia pelaksana resmi meluncurkan Registrasi Online System untuk memudahkan para alumni bergabung dalam momentum bersejarah tersebut.

​Ketua Panitia Pelaksana Ali Arifin menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar ajang berkumpul biasa. Pasalnya, uklam tahes telah menjelma menjadi tradisi yang merawat kebersamaan lintas angkatan sejak belasan tahun silam. Bahkan, penggunaan sistem pendaftaran digital melalui laman https://uklamtahes127.agatha-kreasindo.id membuat proses pendataan peserta menjadi jauh lebih tertib dan terintegrasi.
​Sementara itu, Ketua Korwil IKAMISA Jawa Timur Dr. Budi Kusumaningati, S.H., M.H., menyambut baik inovasi tersebut. Sebab, digitalisasi hadir sebagai jembatan modern yang menyatukan alumni dari berbagai era tanpa meninggalkan akar tradisi. Maka dari itu, pihaknya mengajak seluruh keluarga besar Mitreka Satata untuk menjawab panggilan alumni dan hadir bersama.
​Dengan mengusung semangat “Berkawan dan Bersahabat”, berkawan itu sederajat (arti mitreka satata) kegiatan ini menuntut keaktifan seluruh lulusan untuk mendaftarkan diri. Sebagai bagian dari barisan pencatat sejarah, para alumni SMAN 1 Malang siap melanjutkan legasi kebersamaan ini ke depan.