
Kota Malang – Suasana penuh kebanggaan menyelimuti Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang pada Rabu (13/5/2026). Pasalnya, KB-TK Permata Iman 1 dan 2 menggelar acara pelepasan siswa-siswi tahun ajaran 2025-2026 dengan sangat meriah. Oleh karena itu, ratusan orang tua dan tamu undangan hadir untuk menyaksikan keberanian anak-anak tampil di atas panggung megah.
Tahun ini, sekolah mengusung konsep pertunjukan operet bertajuk “Punokawan: Merajut Pelangi Nusantara”. Selanjutnya, sajian utama ini mengangkat nilai persatuan dalam keberagaman budaya Indonesia melalui tokoh-tokoh Punokawan yang bijaksana. Sebab, KB-TK Permata Iman ingin menanamkan rasa cinta tanah air kepada siswa sejak usia dini melalui tarian kreasi-tradisional dan musik.
Selain menampilkan operet, para siswa juga membawakan berbagai tarian budaya Nusantara dengan kostum warna-warni yang memikat perhatian. Bahkan, koordinasi yang apik antara guru pendamping dan paguyuban Permata Parents Club (PPC) membuat setiap sesi pertunjukan berjalan lancar. Tentu saja, momen ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk melatih kepercayaan diri mereka setelah menempuh pendidikan selama satu tahun ajaran.
Pengelola KB-TK Permata Iman, Dhimas Raditya Wiryamanta, S.T., menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang mendukung acara tersebut. Menurutnya, konsep kegiatan tahun ini nampak jauh lebih matang, rapi, dan terstruktur daripada tahun-tahun sebelumnya. Dengan demikian, megahnya dekorasi dan antusiasme penonton menciptakan atmosfer luar biasa bagi sekolah setingkat taman kanak-kanak.
Di sisi lain, Ketua Yayasan Pendidikan Cendekia Berlian, Prof. Dr. Ir. Tries Edy Wahyono, M.M., turut mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh rasa bangga. Pasalnya, pihak sekolah selalu berupaya memberikan fasilitas semaksimal mungkin agar penampilan anak-anak memberikan kesan mendalam bagi orang tua. Oleh sebab itu, ia berkomitmen untuk terus menyempurnakan kualitas sajian pendidikan dan seni setiap tahunnya.
Singkatnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga menjadi ruang apresiasi atas proses belajar siswa yang luar biasa. Kemeriahan acara kemudian berakhir dengan sesi foto bersama yang penuh dengan kehangatan antara guru, siswa, dan wali murid. Mari kita dukung tumbuh kembang generasi cerdas yang tetap memegang teguh nilai budaya bangsa di masa depan!