13
Mei
2026
Rabu - : WIB

Dukung UMKM Naik Kelas, Mahasiswa Doktor FEB UM Perdalam Strategi Ekspor di Bea Cukai Malang

Aditya Menggala
Aditya Manggala
Mei 12, 2026 pada Headline, Kota Malang
Mahasiswa Doktor FEB UM Bea Cukai

Kota Malang – Sejumlah mahasiswa Program Doktoral (S3) Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang (FEB UM) mendatangi Kantor Bea Cukai Malang pada Selasa pagi (12/05/2026). Pasalnya, mereka ingin menggali informasi mendalam mengenai proses internasionalisasi UMKM secara langsung dari praktisi. Oleh karena itu, kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan teori akademik dengan realitas regulasi di lapangan.

Dosen Mata Kuliah Internasionalisasi UMKM FEB UM, Prof. Dr. Sudarmiatin, M.Si., menjelaskan bahwa pemberdayaan UMKM menjadi ciri khas utama program doktor di kampusnya. Sebab, para calon doktor ini perlu memahami kendala dan faktor pendukung yang mampu membuat UMKM naik kelas hingga menembus pasar ekspor. Selanjutnya, tim pengabdian juga akan mengajak mahasiswa mengunjungi berbagai instansi pembina dan pelaku usaha yang telah sukses melakukan perdagangan internasional.

Sinkronisasi Teori dan Kondisi Riil Lapangan

Selain mempelajari regulasi, mahasiswa yang mayoritas merupakan praktisi ini juga mencari solusi atas hambatan birokrasi yang sering dialami pelaku usaha. Menurutnya, pemahaman yang komplet mengenai kondisi riil akan membantu mahasiswa menghasilkan disertasi yang aplikatif. Bahkan, Prof. Mia menekankan bahwa penguasaan tata laksana ekspor menjadi modal penting bagi para akademisi untuk mendampingi UMKM di masa depan.

Di sisi lain, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Malang, Pitoyo Pribadi, menyambut hangat kehadiran para akademisi tersebut. Tentu saja, dukungan dari lingkungan kampus akan memperkuat program Klinik Ekspor yang sedang mereka rintis sejak tahun 2022. Dengan demikian, Bea Cukai dapat menyesuaikan pola pembinaan UMKM sesuai dengan kebutuhan dan disiplin ilmu dari berbagai universitas.

Dorong Legalitas dan Kualitas Produk Ekspor

Pitoyo menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya mengurusi masalah kepabeanan saja. Pasalnya, Bea Cukai Malang juga mendorong pelaku UMKM untuk melengkapi izin fundamental seperti NIB, PIRT, hingga standarisasi pengemasan. Oleh sebab itu, pembinaan kualitas produk menjadi syarat mutlak sebelum memasuki tahap tata laksana ekspor yang lebih teknis. Singkatnya, sinergi ini bertujuan agar produk lokal mampu bersaing secara tangguh dengan produsen luar negeri.

Salah satu mahasiswa, Rita Anggraeni Rahayu, M.AB., mengaku sangat antusias mendapatkan wawasan baru mengenai kemudahan ekspor. Harapannya, para mahasiswa dapat membantu menyosialisasikan tahapan ekspor yang sebenarnya mudah jika memahami prosedurnya. Mari kita dukung produk-produk asli Malang agar semakin melejit di pasar internasional melalui kolaborasi erat antara akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha!

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2025 BeritaMalang.com - Dekat, Cepat, Berguna.
MENU