
Kota Malang – Panitia Festival Anak Berprestasi Indonesia mencatat rekor partisipasi terbaru. Tepatnya, mereka sukses menyelenggarakan babak puncak edisi kelima belas. Menurut jadwal, panitia memusatkan acara pada Gedung FEB Universitas Negeri Malang. Faktanya, jumlah finalis melonjak tajam pada Sabtu (25/7/2026). Sebab, penyelenggara resmi merambah wilayah seleksi luar Jawa dan Bali. Menurut Ketua Panitia Arif Mustofa, masyarakat menunjukkan animo sangat tinggi. Oleh karena itu, panitia memfasilitasi antusiasme warga berbagai daerah nusantara. Hasilnya, kebijakan baru ini membawa perubahan jumlah peserta secara signifikan. Buktinya, panitia sukses menjaring empat belas ribu pendaftar seleksi daerah. Padahal, ajang tahun lalu hanya menarik sepuluh ribu pendaftar. Kini, panitia menyaring tujuh ribu finalis dari lima puluh enam lokasi. Sementara itu, kompetisi sebelumnya hanya menghasilkan empat ribu peserta final.
Menariknya, gelombang peserta luar pulau turut memanaskan persaingan tingkat nasional. Misalnya, puluhan siswa berbakat asal Kota Makassar memadati lokasi lomba. Sebagai informasi, Chika Aulia Assyfa menjadi salah satu peserta andalan. Tepatnya, siswi kelas tiga ini bersekolah pada SD IT Al Biruni. Luar biasanya, ia berangkat bersama tiga puluh teman satu sekolah. Kala itu, Chika mengikuti kategori olimpiade matematika dan juga sains. Menurut sang ibu Mardiah, pihak keluarga tidak memprioritaskan gelar juara. Baginya, kemenangan murni merupakan sebuah bonus hasil kerja keras anak. Tujuan utamanya, keluarga ingin melatih mental dan rasa percaya diri anak. Sebelumnya, pihak keluarga mendapatkan informasi kompetisi melalui jaringan sekolah. Akhirnya, Chika sukses menembus babak puncak ajang bergengsi nasional ini.
Lebih lanjut, rombongan orang tua Makassar menunjukkan kegigihan sangat luar biasa. Bahkan, mereka rela menempuh perjalanan udara secara berkelompok maupun mandiri. Usai bertanding, Chika membagikan pengalamannya mengerjakan soal ujian tersebut. Menurutnya, tingkat kesulitan soal matematika dan sains sangatlah bervariasi. Meski demikian, ia merasa sangat gembira mengikuti kompetisi akademik ini. Harapannya, ia bisa kembali mengikuti ajang serupa pada tahun depan. Mari terus dukung keberanian generasi muda nusantara mencetak prestasi membanggakan!