
Kabupaten Malang – Festival Kepandjen Djaman Mbiyen 2025 resmi digelar di halaman Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Acara berlangsung sejak 5 Desember hingga 14 Desember 2025 dan menyajikan perpaduan budaya, kuliner jadul, serta ratusan produk UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Malang.
Festival ini mengangkat konsep nostalgia tempo dulu. Pengunjung dapat menikmati suasana tradisional, mencoba makanan khas, hingga melihat aneka kerajinan berbasis lokal.
Pembukaan acara dilakukan oleh Wakil Bupati Malang. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Kepandjen Djaman Mbiyen bukan sekadar ajang nostalgia, tetapi gerakan nyata untuk menghidupkan kembali potensi ekonomi rakyat.
Ia menyebut bahwa festival seperti ini memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk bertemu pengunjung dalam jumlah besar dan memperluas pasar mereka.

Puluhan stand UMKM dari berbagai wilayah Kabupaten Malang ikut serta. Produk yang dijual mulai dari makanan olahan lokal, jajanan tradisional, kerajinan, hingga oleh-oleh khas tiap kecamatan.
Pemerintah daerah berharap ruang pamer UMKM ini mampu menumbuhkan ekonomi lokal dan memberi peluang baru bagi para pelaku usaha.
Kegiatan ini juga menarik banyak pengunjung muda. Mereka datang untuk menikmati makanan, berfoto di area tematik, dan mengenal kembali budaya khas daerah. Penyelenggara menilai keterlibatan generasi muda penting untuk menjaga keberlanjutan budaya.