10
Mei
2026
Minggu - : WIB

Usia 28 Tahun, FTP UB Resmi Berganti Nama Jadi Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem

Aditya Menggala
Aditya Manggala
Januari 28, 2026 pada Kota Malang
Usia 28 Tahun, FTP UB Resmi Berganti Nama Jadi Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem

Kota Malang – Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) resmi berganti nama menjadi Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB). Perubahan nama ini diumumkan dalam Rapat Senat Terbuka yang digelar bertepatan dengan puncak peringatan Dies Natalis ke-28 FTP UB, Senin (27/1/2026).

Perubahan nomenklatur tersebut menandai transformasi besar FTP UB dalam merespons perkembangan ilmu pengetahuan dan tantangan sektor pertanian, pangan, energi, serta lingkungan yang semakin kompleks.

Adaptasi Perkembangan Keilmuan

Dekan FTP UB, Prof Yusuf Hendrawan, menjelaskan bahwa perubahan nama fakultas merupakan bentuk adaptasi terhadap perluasan cakupan keilmuan yang selama ini dikembangkan. Menurutnya, istilah teknologi pertanian tidak lagi cukup merepresentasikan disiplin ilmu yang ada di FTP UB.

“Kami memiliki program studi teknik lingkungan, teknik bioproses, teknik pertanian dan biosistem, teknologi industri pertanian, bioteknologi, serta teknologi dan ilmu pangan. Cakupan keilmuan ini sudah sangat luas, sehingga kami menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan melalui teknologi agroindustri dan biosistem,” ujarnya.

Penguatan Budaya Akademik

Selain peluncuran nama baru FTAB, rangkaian Dies Natalis ke-28 juga diisi dengan orasi ilmiah, awarding, pameran, serta penandatanganan kerja sama dengan berbagai mitra. FTP UB juga menegaskan komitmen penguatan budaya akademik melalui soft launching 92 buku chapter ber-ISBN hasil karya dosen.

“Ini menjadi bukti bahwa dosen FTAB tidak hanya mampu menghasilkan publikasi bereputasi internasional, tetapi juga karya buku ilmiah yang berdampak,” kata Prof Yusuf.

Capaian Kinerja dan Prestasi

Dalam laporan kinerja dekan, FTP UB mencatat capaian Indikator Kinerja Utama hingga 159 persen dengan efisiensi anggaran sekitar 39 persen. Sejumlah prestasi turut diraih, mulai dari jumlah paten granted terbanyak di Universitas Brawijaya, perolehan UB Star tertinggi, hingga tingginya produk inovasi dan prestasi mahasiswa.

Sebagai bentuk apresiasi, dekanat memberikan penghargaan kepada dosen dan tenaga kependidikan berprestasi yang berkontribusi langsung terhadap capaian tersebut.

Langkah Visioner UB

Ketua Senat FTP UB, Prof Bambang Susilo, menilai perubahan nama fakultas di usia 28 tahun sebagai langkah visioner yang telah mendapat persetujuan Senat Akademik Universitas Brawijaya.

“Dengan enam program studi sarjana yang lengkap, FTAB memiliki cakupan keilmuan yang luas dan menjadi ciri khas Universitas Brawijaya dalam pengembangan teknologi agroindustri dan biosistem,” ujarnya.

Rektor Universitas Brawijaya, Prof Widodo, berharap FTAB mampu menjadi motor inovasi dan arsitek pengembangan ilmu pengetahuan dalam menjawab tantangan ketahanan pangan nasional.

“FTP memiliki SDM unggul, sistem yang kuat, dan kepemimpinan yang baik. Inilah yang menjadikan UB sebagai kampus berdampak,” katanya.

Melalui transformasi menjadi Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem, Universitas Brawijaya menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang pangan, energi, dan lingkungan.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2025 BeritaMalang.com - Dekat, Cepat, Berguna.
MENU