12
September
2026
Sabtu - : WIB

Sebut Program Kurban ‘Laboratorium Hidup’, Rektor UB Terjunkan Ratusan Calon Dokter Hewan

Aditya Menggala
Aditya Manggala
Mei 25, 2026 pada Pendidikan & Komunitas
Rektor UB Hewan Kurban

MALANG – Rektor Universitas Brawijaya (UB), Prof. Dr. Widodo, memberikan perhatian khusus terhadap pengawasan ternak menjelang Idul Adha. Pasalnya, ia menyebut penerjunan ratusan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH UB) sebagai wujud nyata laboratorium hidup. Oleh karena itu, para mahasiswa langsung mempelajari realitas problematik kesehatan satwa di tengah masyarakat.

Perguruan tinggi memikul tanggung jawab besar untuk memastikan kekhidmatan ibadah kurban tahun ini. Sebab, kampus wajib menjamin pasokan daging konsumsi yang higienis dan aman sesuai standar kesehatan veteriner. Selanjutnya, pihak rektorat mendorong penerapan ilmu akademik secara riil agar menghalau ancaman penyakit menular.

“Kehadiran tim pengawas sangat krusial melindungi masyarakat dari bahaya laten penyakit zoonosis,” jelas Widodo. Selain itu, ia mengapresiasi langkah dekanat yang sukses membangun sinergi kuat bersama pemerintah daerah. Dengan demikian, kolaborasi strategis ini mampu mendongkrak mutu kelayakan pangan sekaligus mengampanyekan kesejahteraan satwa.

Wajibkan Seluruh Mahasiswa FKH Turun ke Lapangan

Senada dengan hal tersebut, Dekan FKH UB, drh. Dyah Ayu Oktavianie, mewajibkan keterlibatan aktif seluruh mahasiswanya. Mulai dari jenjang Sarjana hingga mahasiswa Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) masuk ke dalam tim. Bahkan, total personel pengawas melonjak melebihi angka 900 orang karena penambahan jumlah dosen baru.

Menurut Dyah Ayu, para petugas mengemban mandat kerja yang cukup panjang selama seminggu penuh. Pasalnya, mereka wajib mengawal pemeriksaan antemortem dan postmortem sejak pra-acara hingga selesainya hari tasyrik. Oleh sebab itu, momentum Idul Adha jamak menjadi panggung pembuktian pengabdian keahlian bagi profesi kedokteran hewan.

Edukasi Takmir Masjid dan Gandeng Dharma Wanita

Di sisi lain, FKH UB turut mengedukasi takmir masjid mengenai tata cara penanganan daging yang higienis. Tentu saja, panitia kurban juga mendapatkan pemahaman tentang cara menjaga kebersihan area penyembelihan. Tidak hanya itu, pengurus dekanat menyinkronkan agenda bersama organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) melalui seminar khusus.

Singkatnya, bincang santai tersebut mengupas tuntas penguatan peran perempuan dalam menjaga mata rantai pangan sehat keluarga. Mari kita dukung penuh dedikasi para calon dokter hewan demi mengamankan pasokan pangan yang sehat dan halal!

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2025 BeritaMalang.com - Dekat, Cepat, Berguna.
MENU