
MALANG – Kabar duka mendalam menyelimuti dunia jurnalistik di Malang Raya pada awal pekan ini. Pasalnya, jurnalis senior yang juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua PWI Malang Raya, Gatot Soekardi, meninggal dunia pada Senin pagi (18/5/2026). Oleh karena itu, kepergian wartawan kawakan Harian Bhirawa ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi kalangan insan pers setempat.
Selanjutnya, almarhum terkenal sebagai sosok yang sangat berdedikasi tinggi terhadap perkembangan media lokal. Sebab, sepanjang hidupnya, Gatot secara konsisten menunjukkan komitmen besar dalam membangun profesionalisme wartawan di daerah. Meskipun sudah memasuki masa pensiun dari aktivitas redaksi harian, ia tetap aktif menyumbangkan pemikiran bagi para jurnalis muda.
Selain aktif di dunia pers, Gatot juga terkenal sebagai pribadi yang gemar bersosialisasi di tengah masyarakat. Misalnya, almarhum aktif menggerakkan komunitas Perkewutan yang menjadi wadah bagi para pecinta tembang kenangan di Malang. Tentu saja, kehangatan dan keluwesan karakter almarhum membuat banyak pihak merasa kehilangan kawan diskusi yang hebat.
Rekan-rekan sejawat mengenang Gatot sebagai pemimpin organisasi yang mengayomi dan berintegritas. Oleh sebab itu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya menyampaikan rasa duka cita sedalam-dalamnya atas kepergian sang mentor. Dengan demikian, warisan semangat dan etos kerja almarhum akan terus menjadi teladan bagi ekosistem pers di Jawa Timur.
Lebih lanjut, kontribusi almarhum dalam menjaga marwah kebebasan pers yang bertanggung jawab akan selalu hidup dalam ingatan publik. Pasalnya, di bawah kepemimpinannya terdahulu, PWI Malang Raya berhasil menelurkan banyak program peningkatan kompetensi wartawan. Singkatnya, dedikasi tanpa pamrih ini menjadi bukti nyata kecintaan almarhum pada dunia jurnalisme.
Mari kita tundukkan kepala sejenak untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan memperoleh kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi suasana duka ini. Selamat jalan, Bapak Gatot Soekardi, jasa dan pengabdianmu bagi dunia pers Malang akan selalu abadi!