
Kota Malang – Akademisi Universitas Brawijaya kembali menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat. Tepatnya, dosen dan mahasiswa FKG serta Fikes berkolaborasi merancang acara ini. Menurut jadwal, panitia memusatkan kegiatan pada kawasan SDN Mulyorejo 1 Sukun. Bahkan, pelaksanaan acara ini menyemarakkan momen perayaan Hari Anak Nasional. Sebagai informasi, kegiatan ini mewujudkan implementasi program prioritas Kampung Lingkar Kampus. Selama acara, panitia memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut kepada siswa. Selain itu, orang tua wali murid turut mendampingi seluruh proses pembelajaran. Kala itu, pemateri menayangkan video menarik dan mengajak siswa bermain bersama. Selanjutnya, tenaga medis memeriksa kondisi kesehatan gigi para siswa kelas bawah. Bersamaan dengan itu, tim mewawancarai orang tua mengenai kebiasaan merawat gigi.
Merespons hal tersebut, Kepala Puskesmas Mulyorejo Helmie Wibisono memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, kegiatan pemeriksaan ini membawa manfaat besar bagi masa depan anak. Sebab, mayoritas anak usia lima hingga sembilan tahun kerap mengalami gangguan. Oleh karena itu, puskesmas siap menerima rujukan penanganan kesehatan tingkat lanjut. Senada dengan hal itu, Kepala Sekolah Anita Supriati turut menyambut antusias. Baginya, kolaborasi hebat ini sukses menambah wawasan kesehatan para wali murid.

Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian Merlya membeberkan inovasi penggunaan aplikasi khusus. Tepatnya, tim medis mendeteksi risiko karies menggunakan aplikasi bernama MinDTain Mobile. Hasilnya, dokter menemukan banyak kasus gigi berlubang pada area geraham bawah. Faktanya, banyak orang tua mengira struktur tersebut akan berganti secara alami. Padahal, gigi permanen tersebut menyokong utama aktivitas mengunyah makanan seumur hidup. Akibatnya, tim medis langsung memberikan edukasi khusus kepada para orang tua. Tegasnya, program ini menyasar edukasi level anak, orang tua, dan sekolah.
Di sisi lain, Dekan FKG UB Yuanita Lely Rachmawati sangat mendukung. Pastinya, kampus negeri wajib memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat sekitar. Harapannya, kesehatan gigi unggul mampu mendukung pencapaian cita-cita masa depan anak. Mari terus jaga kebersihan gigi demi mewujudkan generasi penerus bangsa sehat!